Jumat, 27 Juni 2014

Kegiatan kemasyarakatan

CPMP peduli BANDUNG


http://www.youtube.com/watch?v=_SGH7iDAClo#t=112

CPMP peduli . Pembekalan  para Guru untuk mendidik para siswa. Karena pendidikan yang berkarakter cinta lingkungan akan menghasilkan generasi generasi penerus bangsa yg berkualitas dan berkepribadian tinggi. 
Bersama CPMP kita antarkan anak anak yang peduli lingkungan menuju sekolah  ADIWIYATA.

Manfaat Pupuk organik dari sampah rumah tangga

Manfaat pupuk organik dar sampah rumah tangga

Pupuk adalah senyawa kimia anarganik / organic yang dijumpai di alam atau dibuat manusia yang memiliki nilai hara langsung atau tidak langsung bagi tanaman, pemberian pupuk yang tepat akan menghasilkan perubahan pertumbuhan yang sifatnya positif bagi tanaman.  tetap menjaga kelestarian alam, demi anak cucu yang akan datang.
Jenis pupuk yaitu : pupuk kandang : kompos dan pupuk buatan. Pupuk buatan biasanya mengandung unsure makro yang dibutuhkan tanaman yaitu Nitrogen. Posfat, Kalium, Ca dan mg.
Fungsi unsur Nitrogen :
  • 1. Merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun.
  • 2. Membuat daun lebih tampak hijau karena Nitrogen meningkatkan
butir-butir hIjau daun.
  • 3. Memperbanyak anakan.
  • 4. Meningkatkan mutu dan jumlah hasil.
Kekurangan Nitrogen berakibat :
  • 1. Tanaman merana, pertumbuhannya kerdil.
  • 2. Daun kecil dan berwarna pucat.
  • 3. Daun bagian bawah mudah kering/mati
  • 4. Hasilnya rendah.
Fungsi unsure Pospat :
  • 1. Memperpanjang akar sehingga batang kuat.
  • 2. Mempercepat pemasakan buah.
  • 3. Memperbaiki mutu dan jumlah hasil.
Kekurangan Unsur Pospat berakibat :
  • 1. Tanaman kerdil
  • 2.Daun bagian tepid an ujung berwarna keunguan.
  • 3. Buah lambat masak dan biji kurang berisi.
  • 4. Buah salah bentuk dan kualitas turun.
Fungsi Kalium :
  • 1. Memperbaiki pertumbuhan tanaman.
  • 2. Meningkatkan ketahanan serangan hama
  • 3. Memperbaiki mutu hasil.
Kekurangan Kalium berakibat :
  • 1. Pinggir daun bintik-bintik putih kemerahan
  • 2. Daun mengkerut/ melengkung dan berwarna kekuningan
  •     , merah.
  • 3. Pertumbuhan tanaman kerdil, mudah patah.
  • 4. Buah kecil sering ada becak luka dan kualitas menurun.
Selain unsure itu unsure Ca (Kalsium) berguna bagi komponen dinding sel, unsure Mg (Magnesium) sebagai penyusn klorofil dan unsure S (Sulfur/belerang) bermanfaat untuk penyusunan protein.
Kekurangan unsure Ca : tanaman bagian bawah berwarna pucat, daun muda kekuningan, tampak layu dan akar salah bentuk.
Kekurangan unsure Mg: daun hijau pucat tulang daun berwarna kuning, daun jenis rerumputan bergaris-garis. SEMUA UNSUR TERSEBUT ADA DI SEKITAR KITA. SAATNYA KITA KELOLA SAMPAH !!!

Kegiatan Kemasyarakatan CPMP

CPMP peduli DEPOK

http://m.youtube.com/watch?v=Y7ed6Fffx40&desktop_uri=%2Fwatch%3Fv%3DY7ed6Fffx40


Pengenalan produk CPMP dalam acara Greenfest Depok. Dimana kami adalah Komunitas yg boleh di bilang kecil namun sangat peduli lingkungan.
Info seminar cp 081383053997   
Email : sujatmikosetyo22229@gmail.com
 Tunjukkan cinta kepada negeri lakukan perubahan untuk menuju Indonesia Baru yang Makmur dan Madani

Selasa, 24 Juni 2014

10 Contoh sampah organik di sekitar kita

Sepuluh contoh sampah organik yang sering kita jumpai diantaranya adalah:
1. Sisa sisa makanan
2. Kulit ataupun biji buah,sayuran
3. Tulang ikan
4. Kotoran hewan piaraan
5. Kotoran  manusia
6. Kayu
7. Dedaunan yg rontok dari pohon
8. Bangkai hewan
9. Limbah pabrik
10.Sampah organik rumah sakiti

Cara penggunaan tong Komposter CPMP

Penggunaan tong Komposter ini teramat mudah semudah membuang sampah seperti biasanya.  Antara lain sebagai berikut
Langkah-langkah menggunakan Tong sampah Composter Project Merah-Putih Karya anak Bangsa
1. pisahkan sampah organik dan non oirganik.
2. sampah organik dibuang kedalam tong sampah Composter merah-putih.
3. semprotkan bioaktifator (yang sudah dipaketkan) masukan kedalam spray atau botol yang sudah diberikan lubang kecil-kecil.
4. taburkan pasir, tanah, atau serbuk gergaji utk mencegah belatung 2-3cm.
5. tutup rapat sampah, bila sudah tidak membuang sampah kembali agar terfermentasi sempurna. 6. sampah bisa diisi berulang kali selama belum memasuki masa maksimal (tersedia berbagai ukuran)
. 7. Selama satu minggu dari pemakaian akan mengeluarkan POC (pupuk organik cair) dapat terlihat dari selang pada bagian bawah guna menampung POC.
8. Panen POC 2 hari sekali sampai warna kehitaman.
9. ketika memasuki masa maksimal (sampah sudah padat) Tutup 2-3minggu tong dan jangan diiisi sampah kembali
10.Buka tutup tong utk menghasilkan kompos. Selanjutnya dipakai berulang-ulang seperti semula. 11. Untuk tong yang ukuran 12bln atau 120liter dan 24bln 200liter tersedia pintu samping. Hanya 6bln kompos dapat dipanen tanpa menunggu waktu lama.
Dengan Composter Project Merah-Putih banyak keunggulan yand didapatkan :
a. Sampah tidak berbau,
b. Sampah tidak perlu dipotong-potong,
c. Memiliki masa kapasitas penuh cukup lama (2bln, 4bln, 6 bln, 12bln berbagai ukuran),
d. Bebas energi,
e. Tidak membutuhkan lahan luas menghasilkan Pupuk Organik cair dan Kompos Organik.
Composter adalah solusi cerdas mengatasi masalah samapah sebelum keluar dari rumah kita. Kini hal yang tidak berguna menjadi berguna. Memnfaatkan yang yang tidak berguna menjadi berguna. Ayo kelola sampah menjadi berkah. Karena sampahmu adalah berkah.
Langkah  Pengolahan Sampah dengan Composter :

1. Pilih sampah organic














2. Masukkan sampah organic ke dalam Composter






















3. Semprot dengan HCS Bioactivator
4. Tutup Composter dengan rapat








5. Panen pupuk cair bila sudah penuh
6. Tampung pupuk cair sebelum digunakan
7. Pupuk cair sebelum digunakan
8. Ambil 200 ml pupuk cair
9. Campurkan dengan 5 - 10 liter air
10. Siramkan / semprotkan pada tanaman Anda
11. Hasil tanaman hijau dan subur









Senin, 23 Juni 2014

Karakteristik dari BSL MW01


BSL MW-01 adalah produk khusus untuk mengatasi permasalahan limbah yang di haasilkan oleh industri makanan,klinik,rumah sakit,hotel,restoran,apartemen maupun rumah tangga.PENJELASAN SINGKAT BSL MW-01
Karakteristikt Kotoran Manusia
Buangan yang dihasilkan manusia sebagai atiOat kegiatan biologis dapat
digolongkan menjadi dua jenis yakni:
1. Buangan yang berbentuk padat (tinja atau feces) dan
2. Buangan yang berbentuk cair (air kemih atau air seni)
Tinja atau feces umumnya mengandung bermacam-macam jenis
mikroorganisme patogen (penyakit) baik bakteri atau virus yang dapat
menyebabkan penyakit. Beberapa kelompok bakteri yang sering
ditemukan pada tinja penderita penyakit adalah Bakteri fragillus, Fecal
coliform, Total coliform, E..colli, Fecal streptococci dan Enterococci.
Beberapa kelompok virus penyebab penyakit adalah adenovirus,
enterovirus, hepatitis A virus, reovirus dan rotavirus (penyebab
diare). Diperkirakan dalam 1 gram tinja dapat mengandung virus
penyebab penyakit sebanyak 10e paftikel. Protozoa iuga umum
ditemukan dalam tinja yang berasal dari orang sakit. Beberapa species
protozoa dapat menyebabkan penyakit disaluran pencernaan. Urnumnya
protozoa berada pada tinja dalam bentuk kista. Kelompok bakteri
coliform dipilih sebagai indikator pencemaran yang diakibatkan oleh tinja.
Bakteri ini secara umum tidak patogen, dikeluarkan dalam jumlah banyak
dari saluran pencernaan, tidak berkembang biak diluar tubuh dan tahan
hidup lebih lama di air. Karakteristik kimia tinja berbeda-beda tergantung
dari tingkat sosial, umur, jenis kelamin, iklim, jenis makanan, kondisi
kesehatan dan kegiatan. Seiring dengan laju peftambahan penduduk
dan terbatasnya areal pemukiman, khususnya diperkotaan, secara umum
telah memaksa kita untuk efisiensi dalam memanfaatkan ruang bagi
berbagai aktivitas kita. Hal tersebut telah membuat perubahan pada
sistem sanitasi lingkungan, khususnya pengolahanlpenampungan limbah
rumah tangga yang dikenal dengan istilah septic tank yang pada awalnya
memiliki tangki resapan menjadi sistem limpasan, perubahan ini secara
ekonomis dan praktis sangat membantu, namun dilain pihak sistem
septic tank limpasan telah memberikan kontribusi yang besar dalam
pencemaran air tanah dan penyebaran penyakit (gambar 1a dan 1b
meperlihatkan perbedaan sistem septic tank). Hal tersebut apabila tidak
segera dilakukan alternatif-alternatif yang bijaksana akan dapat
merupakan masalah besar dalam kesehatan lingkungan pemukiman,
Tabel 1. Jumlah konsentrasi zat-zat dalam tinja dan air kemih rata-rata orang dewasa (kg/tahun)
Mengingat kotoran manusia mengandung unsur kimia dan unsur biologis yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan Iingkungan, maka harus diolah Iebih dahulu sebelum dibuang ke badan air atau saluran umum. Jika tanpa pengolahan maka zat organik yang terkandung akan menyebabkan penurunan jumlah oksigen yang terkandung dalam air, akibatnya aktivitas organisme dalam air tersebut akan mati dan akan terjadi pembusukan yang selanjutnya akan timbul bau busuk dan lumpur berwarna hitam yang berbau busuk
Karakteristik BSL MW 01
BSL MW 01 merupakan teknologi Bioremediasi dengan memanfaatkan mikroorganisme alami (indigenous) yang bermanfaat dan efektif,. serta dipadukan dengan konsep pengkayaan nutrisi (inoculant and enrichment concepts) Karakteristik Umum:
“Mix culture” (biakan campuran) Mikroba Alami, tanpa rekayasa genetika
Aman bagi manusia, hewan dan tumbuhan serta ramah Iingkungan
Mudah penerapannya dan ekonomis
Manfaat dari BSL MW 01 adalah:
Menghilangkan bau
Menekan patogen dalam tinja/air limpasan (menekan salmonela, E.coli dan Candida)
Mempercepat dekomposisi tinja/bahan organik (mempercepat pengomposan)
Meningkatkan kualitas air Iimbah/air limpasan (menurunkan BOD, COD)
Mekanisme BSL MW 01
Mekanisme secara umum dari BSL MW 01 dalam minimalisasi potensi polutan adalah sebagai berikut:
Memanfaatkan gula sederhana dan mendegradasi feces sebagai sumber energi oleh mikroba aerotoleran (fermentasi), sehingga proses degradasi feces relatif menjadi Iebih cepat
Hasil degradasi secara puterfaksi dengan hasil seperti amonia, asam sulfit, indol dan merkaptan (bau pembusukan) akan di absorb dan dirubah menjadi reaksi fermentasi yang cenderung menghasilkan energi Iebih rendah dan mengarah pada hasil gula alkohol, asam organik, asam amino serta relatif bau berkurang
(khas asam fermentasi). Amonia dan sulfat oleh mikroba juga dapat dijadikan sebagai sumber alternatif dalam melakukan metabolisme…. sehingga proses penguapan (bau) berkurang atau hilang
Keragaman mikroba alami dalam BSL MW 01 secara sinergisme (Aerotoleran microbial), memungkinkan tingkat viabilitas dalam berkompetisi dengan mikroba patogen (E.coli, salmonella)
Eksudat dari aktivitas mikroba dalam BSL MW 01 seperti:
- Streptomyces sp., Streptomyces sp. adalah orde ba kteri Actinomycetales, bakteria yang menyerupai jamur dalam struktur arus cabang. Jenis Streptomyces dapat ditemui pada semua jenis tanah di seluruh dunia dan berperan penting dalam ilmu ekologi tanah. Secara metabolisme Streptomycetes berbeda dengan yang lain, dan hampir memanfaatkan segala jenis kondisi & bahan organik, sumber energinya termasuk gula, alkohol, asam amino sebagai asam organik, dan bermacam-macam aroma. Denis ini dapat menghasilkan extracellular hydrolytic enzymes. Streptomycetes juga sangat penting dalam bidang kesehatan dan industrial karena dapat melarutkan antibiotik. Terdapat beberapa teori yang mungkin menjelaskan produksi antibiotic, yang paling luas diterima salah satunya bahwa secara relative antibiotik membantu organisme berkompetisi dengan organisme lainnya. Lebih dari 50 antibiotik berbeda telah dipisahkan dari jenis Streptomycetes, termasuk juga streptomycin, neomycin, chioramphenicol dan tetracyclines. – yeast, Yeast/ragi adalah sel tunggal jamur. Ragi berguna memfermentasikan gugus gula kompleks menjadi gula sederhana dari produksi etanol. Ragi merupakan perkembangan dari jamur Filum Ascomycetes, kelas Saccharomycetes (juga disebut Hemiascomycetes). Ragi dibagi menjadi satu golongan utama Saccharomycetales. Pada umumnya yeast banyak terdapat pada pohon dan bunga, tanah dan perairan. Ragi juga ditemukan pada permukaan kulit dan dinding usus pada hewan berdarah panas, dimana ragi dapat hidup secara simbiolosis. Saccharomyces cerevisiae digunakan untuk memfermentasikan gula pada nasi, gandum, jewawut, dan jagung untuk menghasilkan kadar alkohol pada makanan dan dalam industri roti untuk mengembangkan atau menaikkan adonan. Ragi sering digunakan sebagai suplemen vitamin karena mengandung 50% protein dan kaya akan vitamin B, niacin, dan asam folik. S. cerevisiae banyak digunakan untuk memproduksi makanan dan minuman. Fungsi
ragi dalam pembuatan roti adalah untuk memfermentasikan gula pada tepung. Fermentasi ini menghasilkan karbondioksida dan etanol. Karbondioksida dibalut dengan balon kecil dan dihasilkan dalam mengembangkan atau menaikkan.adonan. Lactobacillus Acidophilus (antibakteri & biotoileto)Lactobacillus Acidophilus adalah salah satu mikroorganisme terpenting yang dapat ditemukan dalam usus kecil. Lactobacillus Acidophilus melaksanakan banyak fungsi kritis antara lain, menghambat dan mencegah organisme pathogenic membelah diri dan hidup. Lactobacillus Acidophilus menghasilkan antibiotik alami seperti lactocidin, acidophilin, dll, yang meningkatkan kekebalan tubuh. Kegiatan anti-microbial Lactobacillus Acidophilus dapat melawan staphylococcus aureus, salmonella, e.colli dan candida albicans.
Lactobacillus Brevis Lactobacillus Brevis adalah jenis mikroba yang menghasilkan asam laktat. Organisme jenis ini penting dalam mensintesis dari vitamin D dan K. – Lactobacillus Casei (Bio Toileto)Lactobacillus Casei berhubungan dekat dengan keturunan Lactobacillus Rhamnosus dan Lactobacillus Acidophilus dengan beberapa dari efek immuno-modulating seperti lactobacilli lainnya. Lactobacillus Casei memberikan beberapa efek promosi-kesehatan melalui produksi dan campuran dari bacteriocins, yang menghalangi pertumbuhan dari bakteri pathogenic (bakteri penyakit). – Lactobacillus PlantarumLactobacillus Plantarum secara alami mengeluarkan antibiotik lactolin, dan memiliki kemampuan untuk mengumpulkan asam amino L-lysine, yang memiliki aktivitas anti-viral yang bermanfaat. L.P juga menghasilkan enzim glikolitik yang menunjukkan penurunan cyanogenic glycoside dan efektif menghilangkan nitrat selama memproduksi nitrooksida. Probiotik ini adalah kunci untuk memelihara nutrisi, vitamin, dan antioksidan, mengilangkan komponen toxic dari makanan, dan membasmi patogen seperti
S. Aureus dari makanan yang difermentasikan.
L. Plantarum difermentasikan pada gandum memberikan tantangan kesehatan mengurangi potensi patogen pada lingkungan perairan ataupun tanah.
• Konsep penambahan nutrien yang ditambahkan tersebut akan digunakan untuk sintesis sel dan pembentukan energi, hal tersebut berkaitan dengan kenaikan nilai MLSS, yang selanjutnya meningkatkan efisiensi reduksi BOD dan COD pada proses waste water treatment ataupun untuk tambak dan kolam
Teknis Denera pan BSL MW 01 pada tangki sentik
Terapkan (siramkan/tuangkan) setiap 3 – 6 bulan sekali ke dalam tangki septik atau melallui saluran pembuangan (jamban/kioset) dengan dosis 1-3 liter larutan dalam tangki septik kapasitas rumah tangga
Untuk masalah bau dapat langsung disemprotkan atau disiramkan kepada sumber bau (dapat di encerkan setiap 200 cc dalam 1 liter air)
bifidobacterium bifidum (lactis)*B. bifidum adalah mikroorganisme probiotik yang menonjol terutama dalam lapisan membran selaput lendir dari isi perut dan sistem peranakan. B.b mencegah penyerbuan dari kolonisasi bakteri pathogenic yang berhubungan dengan dinding usus, mendesak dan mengambil nutrisi yang tidak ramah dari bakteri dan ragi. B.B menghasilkan lactic dan acetic adds, yang memperlambat pH usus dan mencegah lebih lanjut pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan. Penelitian pada bifidobacteria telah menetapkan bahwa organisme ini meningkatkan asimilasi dari mineral seperti besi, kalsium, magnesium, dan zinc.
Bifidobacterium infantisb.i adalah organisme terpenting mengarah untuk merangsang produksi dari agent immunomodulating seperti cytokines. Mengamati perlawanan Aktivitas bakteriodikal seperti pathogen sebagai clostridia, salmonella, dan shigella
Bifidobacterium longumb.l adalah organisme yang sangat banyak ditemui di dalam usus besar. Yang berperan penting dalam mencegah penyerbuan kolonisasi bakteri pathogenic dengan dipasang pada dinding usus dan mendesak bakteri dan ragi yang tidak ramah. Bersama dengan mikroorganisme lainnya, b.l menghasilkan lactic dan acetic acids yang mengurangi keasaman usus dan mencegah lebih lanjut bakteri yang tidak diinginkan. B.I dalam pembelajaran klinis, telah ditemukan untuk mengurangi frekuensi dari gastrointestinal kekacauan (diare,mual,dll) selama penggunaan antibiotik.
4. enterococcus faeciume.f telah ditunjuk sebagai hal terpenting dalam mendukung perihal gizi dari penyait diare, terutama dalam kasus dimana microba pathogenic, seperti rotavirus, menyerbu isi perut. Organisme tertentu ini hanya menjajah bidang GI. Penelitian baru-baru ini menandai bahwa sebuah e.f mengandung yogurt yang dengan mantap dapat
mengurangi kolesterol LDL. E.f adalah aman, dan telah diteliti secara ektensif oleh WHO. Dari tahun ke tahun Probiotik ini telah menjadi sangat populer dalam kesehatan profesional karena terbukti memiliki nilai pengobatan. Jenis ini menunjukan aktivitas yang kuat melawan sebuah varietas dari organisme pathogenic. Dalam beberapa penelitian telah terbukti melawan varietas yang luas dari antibiotik dan dalam suatu pembelajaran, dibuktikan e.f lebih efektif daripada I.acidophilus dalam memendekkan durasi dari episode diare. E. F adalah penghuni dari sistim usus manusia
5. Lactobacillus BulgaricusLactobacillus Bulgaricus diketahui sebagai
sebuah mikroorganisme sementara yang tidak berkembang dalam usus, namun tetap memberikan peran pelindung yang penting. Organisme ini digunakan secara ektensif dalam fermentasi komersial dari yogurt. Produksi dari lactic acid oleh bacterium memberikan lingkungan yang menguntungkan bagi pertumbuhan lactobacilli lainnya dan bifidobacteria yang berada dalam usus. Penelitian menunjukan bahwa keturunan tertentu dari Lactobacillus Bulgaricus merangsang produksi dari interferon dan faktor kematian tumor, dengan menetapkan sebuah peran potensial dalam mengatur sistem kekebalan tubuh.
Deskripsi Produk
BSL WI – 01P adalah produk yang dirancang khusus untuk mempercepat proses degradasi limbah padat yang berbau seperti amoniak, sulfur ( telur busuk ) dsb
APLIKASI
Untuk menaikkan kadar MLSS
Menjadikan lumpur sisa menjadi lebih ramah lingkungan,dapat digunakan sebagai media tanam dan kompos.
Dapat digunakan untuk mendedagrasi limbah industry polyester berupa staple fiber ( SF ).
Menetralkan bau seperti amoniak, H2S dsb
Sebagai make — up mikroba dalam proses aerasi limbah
Rekomendasi Pemakaian
SESUAI DENGAN DOSIS YANG DIREKOMENDASIKAN ,ATAU UNTUK BAU AMONIAK LIMBAH PADAT SEMPROTKAN ICE LIMBAH PADAT DENGAN MENCAMPURKAN DENGAN 10 LITER AIR SUMUR , KEMUDIAN TUTUP DENGAN PLASTIK HITAM , BIARKAN SELAMA 1— 2 MINGGU.
Environmental, dan Safety handling
Produk ini terbukti aman bagi manusia dan hewan. Produk ini dikemas dengan botol plastik dan disegel.
Septic Tank
* Tanpa Sedot/Kuras: BSL MW-01 mampu mengurai limbah (tinja, urine, dll) menjadi air 8 gas
Got Gudang
Toilet Limbah
® Menguras SepticTank/WC tanpa menyedot 0 Menetralkan Bau dari Toilet, Kamar mandi, Got, Gudang, dll.
® Menekan pertumbuhan bakteri pa togen Ipenya I di da lam limbah, tinja, urine, dll.
® Aman terhadap manusia, hewan dan lingkungar
m Menetralkan bau limbah peternakan Ayam
m Menjernihkan air Aquarium tanpa kuras
mMenetralkan limbah
(menurunkan COD dan BOD)
Produk MW-01 mampu mempercepat proses degradasi limbah organik. MW-01 didasarkan pada kinerja bakteri simbiosis mutualisme seperti lactobacillus, acetobacter, sacharomyces, bakteri pengurai selulose dan lain-lain yang menguntungkah manusia, tidak bersifat patogen dan aman bagi lingkungan sekitarnya.
1. Menghilangkan Bau
Larutkan 30 – 100 cc MW-01 dengan 1 Liter air. Semprotkan ke tempat berbau atau yang menghasilkan bau.
2. Menguras Septictank/WC Tanpa Sedot
Tuangkan 1 Liter MW-01 ke dalam lubang toilet/WC setiap 3-6 bulan sekali, tergantung kondisi hunian. Untuk rumah tangga biasa rata-rata tiap 6 bulan.
Untuk Hotel Et Asrarna disesuaikan dengan tingkat hunian dan volume septictank (jumlah liter lebih banyak dan pemakaian antara 1-3 bulan)
Keterangan:
volume ( m3 ) = panjang x lebar x tinggi
2 m3 1 Liter MW-01
4 m3 ,== 2 Liter MW-01
7 m3 4 Liter MW-01, dst.
3. Menetralkan Limbah*
MW-01 dapat digunakan untuk menetralkan limbah/menurunkan kadar COD/BOD untuk limbah Industri, Rumah Sakit, Hotel, Restoran, Katering, dll.
Gunakan MW-01 sebanyak 1 liter per 2 m3 limbah tiap bulan. Proses degradasi bisa secara aerob maupun anaerob. * Kondisi COD/BOD ekstrim, perlu uji sampel limbah.
4. Menetralkan Limbah Peternakan Et Aquarium Peternakan Ayam: 1000 ayam 3 Liter/bulan
Larutkan dengan air dan semprotkan ke kotoran ayam, setelah itu dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman. Aquarium: Teteskan 5 – 10 cc ke dalam Aquarium.
Bersihkan media saring kemudian teteskan MW-01 ke dalam aquarium + media saring dan tambahkan jika sudah keruh.
Typical Properties
Appearance Cairan
Warna Kecoklatan
Solubility Larut dalam air dan minyak
CUKUP DE lc 1l LUTE R’
kegunaan BSL MW-01 diantaranya :
Menghilangkan Bau
Menguras Septictank/WC Tanpa Sedot
Menetralkan Limbah
Menetralkan Limbah Peternakan Et Aquarium
catatan : BSL MW-01 AMAN UNTUK KULIT SENSITIF. 0821-22493367

BSL solusi Atasi Limbah Cair Organik karya COMP


Keunggulan BSL Penetralisir limbah

IMAGE

Keunggulan BSL Penetralisir limbah
Bedanya BSL dengan produk lain :
1. Jumlah jenis Bakterinya lebih banyak.
2. Dapat bekerja dalam kondisi Aerobic / Anaerobic. (tanpa cerobong atau menggunakan cerobong pembuangan).
3. Lebih cepat dalam menetralisir bau.
4. Untuk menaikkan kadar MLSS untuk industri tekstil, kertas, dan poliester, rumah sakit dll
5. Menjadikan lumpur sisa menjadi lebih ramah lingkungan,dapat digunakan sebagai media tanam dan kompos.
6. Dapat digunakan untuk fermentasi air lindi sampah menjadi pupuk organik cair.
7. Sebagai make – up mikroba dalam proses aerasi
8. Dapat digunakan untuk fermentasi limbah padat menjadi pupuk
9. Dapat beroperasi pada kadar MLSS yang rendah, sehingga lumpur sisa lebih sedikit.
10. Menurunkan COD/BOD limbah.
11. Harga lebih murah.
12. jangka waktu kadaluwarsa lebih lama ( 2th ).
13. Berani memberikan Garansi kepuasan uang kembali.
14. Murni Organik.
15. Berani menujukkan kadar Spesifik kandungan.
16. Produk buatan karya anak bangsa
Cara menguji kualitas BSL :
1.Masukan Urine yang bau pete, jengkol atau bau tidak sedap lainnya kedalam botol, campurkan 2 tutup botol BSL kedalam botol. aduk sampai merata. Hasilnya : Bau busuk akan hilang dan air yang dibotol berubah menjadi Pupuk Cair Organik (POC). Semoga Informasi ini bermanfaat. Indonesia Hijau